Model driven architecture(MDA) merupakan salah satu model proses pembuatan perangkat lunak yang diperkenalkan oleh Object Management Group (OMG). Sesuai dengan model proses lainnya, terdapat kerangka kerja (framework) yang sudah ditentukan. Dalam hal ini, terdapat tahapan-tahapan pembangunan perangkat lunak. Sesuai dengan namanya, setiap tahapan dalam kerangka kerjanya akan menghasilkan model yang mewakili sistem. Model-model tersebut adalah CIM(Computational Independent Model), PIM(Platform Independent Model), dan PSM(Platform Specific Information Model). CIM adalah model yang menggambarkan fokus pada peran bisnis dari sistem. Selanjutnya CIM akan ditransformasikan menjadi PIM. Dalam hal ini, PIM adalah model dengan level abstraksi tinggi yang berkaitan dengan komputasi dan fungsionalitas dari sistem, tetapi belum menentukan spesifik platfom untuk implementasi. Selanjutnya, PIM akan ditransformasikan menjadi PSM. PSM merupakan model yang sudah memperhitungkan platform untuk implementasinya.

Beberapa hal yang menarik pada MDA adalah model-model yang terkait dengan analisis dan perancangan dapat dituliskan dalam bahasa yang berbeda, contohnya PIM dalam UML dan PSM dalam Java. Dalam hal ini, transformasi dari PIM ke PSM dilakukan oleh sebuah transformation tool yang menggunakan transformation definition. Transformation definition juga merupakan sebuah model yang dituliskan dalam bahasa yang disebut metalanguage. Keunggulan dari adanya transformation definition language ini adalah kita dapat dengan mudah menggunakan kakas untuk mentransformasikan model menjadi model selanjutnya. Dalam hal ini, kita dapat menuliskan setiap model dalam bahasa apapun selama difasilitasi oleh sebuah kakas.
*Mohon dikoreksi jika terdapat kesalahan
Referensi :
http://modeldrivenarchitecture.files.wordpress.com/ [21 Oktober 2010]
http://id.wikipedia.org/wiki/Model-driven_architecture/ [21 Oktober 2010]
Created From :
Tugas DILA 2
Faisal Ibrahim Hadiputra/13509048
Teknik Informatika ITB









